Profil PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

Fakta Singkat

Nama Perusahaan

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.

Tanggal Berdiri

16-12-1895

Jenis Usaha

bumn

Bidang Usaha

Perbankan

Alamat Perusahaan

Gedung BRI Jl. Jenderal Sudirman Kav.44-46 Jakarta 10210 Indonesia

Official Perusahaan

  1. Sunarso (Direktur Utama)
  2. Catur Budi Harto (Wakil Direktur Utama)
  3. Supari (Direktur Bisnis Mikro)
  4. Amam Sukriyanto (Direktur Bisnis Kecil dan Menengah)
  5. Handayani (Direktur Bisnis Konsumer)
  6. Agus Winardono (Direktur Human Capital)

Tentang Perusahaan

Sejarah Perusahaan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk didirikan di Purwokerto pada tahun 1895 oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto. Bank ditetapkan secara resmi menjadi Bank Rakyat Indonesia pada 18 Desember 1968 berdasarkan UU No.21 tahun 1968. Pada 10 November 2003, Bank Rakyat Indonesia berubah status menjadi perusahaan terbuka dengan mencatatkan saham di Bursa Efek Jakarta (kini Bursa Efek Indonesia).

Pada tahun 2019, Bank BRI terus melakukan terobosan inovasi atas produk dan layanan keuangannya untuk mengukuhkan diri sebagai lembaga keuangan terdepan dalam digital banking di Indonesia. Beberapa produk digital banking diluncurkan. Selain itu, untuk mewujudkan integrated financial solution, Bank BRI melakukan langkah strategis perseroan dengan melengkapi layanan keuangan dengan mengakuisisi perusahaan yang bergerak di bidang asuransi umum yaitu PT Bringin Sejahtera Artha Makmur atau BRINS.  

Kinerja

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2020, total aset BRI tumbuh 9,76% (year on year) menjadi Rp1.359.55 triliun dengan tingkat pengembalian aset sebesar 2,07%. Sedangkan pada total ekuitas BRI mencapai Rp189,62 triliun atau turun 6,90% yoy dengan tingkat pengembalian ekuitas sebesar 11,43%. Dana dari pihak ketiga pada September 2020 meningkat 16,36% menjadi Rp1,063,04 triliun. Hingga September 2020, BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp877,56 triliun atau meningkat 2,37% yoy dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp857,28 triliun.

Di sisi lain, pendapatan bunga mencapai Rp80,82 triliun, turun 6,37% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019. Namun beban bunga bank juga turun 1,38% menjadi Rp27,62 triliun. Sementara itu, laba bersih BRI mencapai Rp14,05 triliun pada September 2020, turun sekitar 43,30% dari Rp24,77 triliun pada September tahun sebelumnya.  

Strategi Hadapi Pandemi

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan strategi untuk beradaptasi menghadapi pandemi. Transformasi merupakan cara yang disiapkan perusahaan untuk dapat bertahan dan tetap tumbuh di masa mendatang. 

Strategi BRI menghadapi new normal terbagi menjadi tiga hal utama, yakni pada pekerja dan jaringan, pada teknologi informasi (IT) dan digital, serta pada proses bisnis. Komitmen BRI dalam menjaga kualitas bisnisnya dengan selective growth di tengah pandemi BRI juga gencar melakukan restrukturisasi pinjaman usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published.