Profil PT Bank Mandiri Tbk

Fakta Singkat

Nama Perusahaan

PT Bank Mandiri Tbk.

Tanggal Berdiri

02-10-1988

Jenis Usaha

bumn

Bidang Usaha

Perbankan

Info Lain

Telp: 14000, +62-21-52997777 Fax: +62-21-52997735 Email: mandiricare@bankmandiri.co.id

Alamat Perusahaan

Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38 Jakarta 12190 Indonesia

Official Perusahaan

  1. Direktur Utama Darmawan Junaidi
  2. Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar
  3. Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin
  4. Direktur Kepatuhan & SDM Agus Dwi Handaya Direktur Treasury & International Banking Panji Irawan
  5. Direktur Commercial Banking Riduan
  6. Direktur Jaringan & Retail Banking Aquarius Rudianto
  7. Direktur Operation Toni Eko Boy Subari
  8. Direktur Corporate Banking Susana Indah Kris Indriati
  9. Direktur Hubungan Kelembagaan Rohan Hafas
  10. Direktur Keuangan & Strategi Sigit Prastowo Direktur Information Technology Timothy Utama.

Tentang Perusahaan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. didirikan pada 2 Oktober 1998, sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank pemerintah yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia. 

Bank-bank tersebut dilebur menjadi Bank Mandiri. Masing-masing bank tersebut memiliki peran yang tak terpisahkan dalam pembangunan perekonomian Indonesia. 

Setelah melalui proses konsolidasi dan integrasi menyeluruh di segala bidang, Bank Mandiri berhasil membangun organisasi bank yang solid dan mengimplementasikan core banking system baru yang terintegrasi menggantikan core banking system dari keempat bank legacy sebelumnya yang saling terpisah. 

Bank Mandiri melakukan penawaran saham perdana pada 14 Juli 2003 sebesar 20% atau ekuivalen dengan 4 miliar lembar saham.  

Sejarah Perusahaan

Bank Mandiri (IDX: BMRI) adalah bank yang berkantor pusat di Jakarta,[8] dan merupakan bank terbesar di Indonesia dalam hal aset, pinjaman, dan deposit. Bank ini berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Pada tanggal 31 Juli 1999, empat bank milik Pemerintah yaitu, Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), digabungkan[9] ke dalam Bank Mandiri.

Kinerja

Pada kuartal III/2020, total aset Bank Mandiri mencapai Rp1.205 triliun, tumbuh 9,84% dibandingkan dengan kuartal lll/2019 dengan tingkat pengembalian aset sebesar 1,95%. Sedangkan pendapatan bunga, Bank Mandiri mengalami penurunan 3,00% yoy dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 menjadi Rp54,73 triliun.

Di sisi lain, laba operasional turun 29,10% yoy menjadi Rp16,84 triliun. Kemudian laba bersih sebesar Rp12,99 triliun, turun hingga 31,61% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk non-performing loan (NPL) net sebesar 0,64% lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 0,71%. Adapun loan to deposit ratio (LDR) pada kuartal lll/2020 sebesar 83,03%.    

Strategi Hadapi Pandemi

Bank Mandiri telah menyiapkan 3 strategi utama untuk menjaga kinerja perseroan di tengah pandemi Covid-19. Salah satu fokusnya saat ini ialah menjaga kredit tetap tumbuh terutama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baik dari penempatan dana pemerintah maupun restrukturisasi kredit. 

Fokus kedua adalah efisiensi biaya perbankan. Bank Mandiri berhasil menjaga cost menjadi efisiensi pada kuartal ll/2020 lantaran adanya penurunan biaya hingga 8,7% qoq. Selain itu, Bank Mandiiri akan fokus dalam peningkatan produktivitas kerja dan penurunan biaya operasional.

Fokus terakhir, ialah digitalisasi perbankan. Bank Mandiri secara berkesinambungan telah mengembangkan solusi digital, seperti kemudahan membuka rekening secara digital, beragam fitur transaksi digital dengan mandiri online, percepatan proses kredit melalui fitur mandiri pintar, dengan solusi open banking melalui API portal.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published.