Pengertian Internet

Posted on

Pengertian Internet

Internet merupakan sebuah revolusi dalam bidang teknologi pada abad 21 yang menyatukan dua teknologi telekomunikasi dan komputer. Kedua teknologi ini kemudian dikenal sebagai ICT (Information and Communication Technology). Perkembangan pesat internet dimulai dengan dibuatnya sebuah aplikasi World Wide Web oleh Berners-Lee dan timnya pada tahun 1990. Situs web pertama yang dibuat Berners- Lee beralamat di http://info.cern.ch/ dan dimasukkan online untuk pertama kalinya pada 6 Agustus 1991. Lee lantas meluncurkan browser-nya pada tahun 1991. (Berners-Lee, Cailliau, Groff, & Pollermann). Orang pertama yang memperkenalkan WWW adalah Marc Andressen dengan meluncurkan sebuah browser dengan nama Mosaic, beberapa tahun setelah Lee meluncurkan browser-nya. Pada 1994, Berners[1]Lee mendirikan World Wide Web Consortium (W3C) di Massachusetts Institute of Technology. Marc Andersen mendirikan Netscape. Sejak saat itu pengguna internet dan WWW berkembang dengan sangat pesat hingga saat ini.

Internet merupakan singkatan dari “interconnected networking” diambil dari bahasa latin dan bahasa inggris yaitu “interconnected” yang mempunyai arti antara atau perantara, sedangkan “networking” mempunyai arti jaringan, sehingga internet bisa diartikan sebagai sebuah sistem berupa jaringan computer yang berkaitan satu sama lain. Jaringan tersebut terhubung dengan puluhan milyar komputer yang ada diseluruh dunia dengan menggunakan jalur satelit maupun telepon kabel.

Internet adalah singkatan dari Interconnected Networking yang apabila diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian jaringan. Internet merupakan salah satu hasil dari kecanggihan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi buatan manusia. Rahmadi (2003) dalam modul pembelajaran internet mengatakan bahwa internet merupakan sebuah sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang dapat menghubungkan berbagai situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, hingga perorangan. Lebih lanjut dijelaskan bahwa intenet mampu untuk menyediakan askes untuk layanan telekomunikasi dan berbagai sumber daya informasi untuk jutaan pemakaiannya yang tersebar di seluruh dunia. Internet memliki berbagai macam layanan-layanan internet meliputi komunikasi secara langsung seperti email dan juga chatting, diskusi seperti Usenet News, email dan juga milis serta sumber daya informasi yang terdistrubusi (World Wide Web, Gopher), remote login, dan lalu lintas file (Telnet, FTP), dan lain-lainnya.

Menurut strauss, El-Ansary, Frost (2003, p8) Internet adalah seluruh jaringan yang saling terhubung satu sama lain. Beberapa komputer- komputer dalam jaringan ini menyimpan file, seperti halaman web, yang dapat diakses oleh seluruh jaringan komputer

Pengertian internet secara umum (menurut bahasa) adalah kumpulan dari jaringan komputer yang terhubung dan bekerja sebagai suatu sistem. Sedangkan pengertian Internet secara khusus adalah suatu jaringan komputer terbesar di dunia karena menghubungkan seluruh jaringan komputer yang ada di dunia ini. Sedangkan Jaringan adalah cara untuk menghubungkan beberapa komputer sehingga setiap komputer yang ada di dalamnya bisa saling berhubungan dan berbagi sumber daya.

Beberapa layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.

“Internet tidak membatasi diri untuk setiap definisi tertentu. Namun secara umum internet dapat didefinisikan sebagai kabel atau nirkabel yang saling berkomunikasi yang bertujuan untuk mengirimkan informasi”. (Engineers Garage)

Sejarah Internet

Bila melihat sejarah, jaringan internet sebenarnya sudah dimulai sekitar tahun 1970-an, hanya saja perkembangannya yang menakjubkan baru terjadi enam tahun terakhir ini (Budi Sutedjo, 2007: 51). Sejak 1999, Intenet telah memiliki 200 juta lebih pemakai diseluruh dunia, dan jumlah ini meningkat cepat. Lebih dari 100 negara terhubung dengan Internet untuk bertukar data, berita dan informasi lainnya (Fathul Wahid, 2002:144). Jaringan Internet ini pertama kali dikembangkan oleh Deference Advance Project Agency (ARPHA[1]Departemen Pertahanan USA) pada tahun 1973 dengan membangun jaringan ARPHA-net yang dimaksudkan untuk menghubungkan beberapa jenis jaringan paket data seperti BITnet, Csnet, NSFnet dan lain-lain.

Internet bisa dikatakan berdiri pada tahun 1983 saat protocol TCP/IP mulai digunakan. Saat itu Internet belum dikenal oleh masyarakat umum hanya digunakan oleh kalangan akademis dan riset. Internet baru mulai berkembang pesat sejak tahun 1993 setelah Mosaic, penjelajah World Wide Web (WWW) dengan kemampuan grafis pertama dikenalkan. Hadirnya layanan World Wide Web (WWW) dan penjelajahnya inilah yang menjadi titik belok perkembangan Internet dari hanya digunakan oleh kalangan akademis dan riset menjadi digunakan oleh masyarakat umum. Untuk lebih jelasnya tentang sejarah perkembangan Internet dapat dilihat dalam tabel di bawah ini. (Herry Purnomo, 2004: 356).

Sejarah Perkembangan Internet

1957

Departemen Pertahanan Amerika Serikat mendirikan ARPA ( Advance Research Project Agency) setelah USSR meluncurkan Sputnik, satelit bumi pertama. ARPA didirikan untuk mempertahankan kepemimpinan Amerika dalam sains dan teknologi.

1968

 BBN (Bold Beranek and Newman, Inc) memenangkan proyek ARPNET dari ARPA. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan jaringan komunikasi data antar komputer yang dapat bekerja secara transparan dan tahan terhadap berbagai gangguan. Host : 4; kecepatan:50Kbps (ARPNET)

1972

Layanan Internet Telnet diluncurkan, program e-mail pertama dibuat oleh Ray Tomlinson dari BBN. Pesan e-mail pertama juga dikirmkan saat itu. ARPA berubah nama menjadi DARPA (Defence Advance Research Project Agency). ARPANET mulai beroperasi dengan menggunakan protokol NCP (Network Control Protokol).

1973

Layanan Internet FTP diluncurkan. Projek pembuatan protokol TCP/IP (Transmision Control Protokol/ Internet Protokol) pimpinan Vincon Cerf dari Standford an Bob Kahn dari DARPA dimulai.

1982

Protokol TCP/IP selesai dibuat. Definisi Internet (jaringan komputer yang saling terhubung) dan Internet (jaringan komputer yang terhubung dengan protokol TCP/IP) pertama kali dibuat. Jaringan CSNET dibuat oleh NSF ( National Sciences Foundation)

1985

Domain pertama, yaitu domain com, didaftarkan

1992

Layanan www ( World Wide Web) diluncurkan oleh CERN. Jumlah host menembus angka 1.000.000

1994

Jaringan tulang punggung ATM (Asynchronous Transmision Mode) diinstal pada NFSNET. Penjelajah Netcape diluncurkan.

Di Indonesia, jaringan Internet mulai dikembangkan pada tahun 1983 di Universitas Indonesia, berupa UINet oleh Joseph F.P Luhukay yang ketika itu baru saja menamatkan Program Doktor Filosofi Ilmu Komputer di Amerika Serikat. Jaringan itu dibangun selama empat tahun. Pada tahun yang sama, Luhukay juga mulai mengembangkan University Network (Uninet) di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang merupakan jaringan komputer dengan jangkauan yang lebih luas yang meliputi Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Univeritas Gadjah Mada, Institut Teknologi Surabaya, Universitas Hasanudin dan Dirjen Dikti (Budi Sutedjo, 2007: 52).

Fungsi Internet

Tidak dapat dipungkiri internet termasuk di dalamnya jejaring sosial, baik secara langsung maupun tidak langsung mempunyai dampak bagi masyarakat, baik itu berdampak positif ataupun negative. Dampaknya pun tidak terbatas terhadap kalangan tertentu saja, namun telah meluas ke semua kalangan baik kalangan terpelajar maupun bukan kalangan terpelajar, Sebagai salah satu lembaga yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari, lembaga pendidikan pun, dalam hal ini sekolah, tidak ketinggalan memanfaatkan fungsi internet tersebut dalam proses pendidikan dan pembelajaran di dalam kelas.

“Walaupun secara fisik Internet adalah interkoneksi antar jaringan komputer namun secara umumInternet harus dipandang sebagai sumber daya informasi. Isi Internet adalah informasi, dapat dibayangkan sebagai suatu database atau perpustakaan multimediayang sangat besar dan lengkap. Bahkan Internet dipandang sebagai dunia dalambentuk lain (maya) karena hampir seluruh aspek kehidupan di dunia nyata ada diInternet seperti bisnis, hiburan, olah raga, politik dan lain sebagainya.” Lani Sidharta (1996)

Fungsi lain dari internet adalah sebagai alat atau media dalam proses belajar mengajar dalam kelas. Dengan adanya fasilitas yang tersedia, tidak mengherankan jika internet menjadi pola hidup bagi sebagian masyarakat, tak terkecuali bagi kalangan pelajar. Sebagian besar alasan para pelajar menggunakan internet adalah untuk mengerjakan tugas dari Guru. Karena itu dalam dunia pendidikan, internet memberikan suatu akses data yang dapat memudahkan dalam proses belajar mengajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *