ICT  

Mengurus datacenter itu GA GAMPANG! 

Mengurus datacenter itu GA GAMPANG 

😉

Kalian harus repot urus:

1. Pasokan listrik dan perlengkapan listrik untuk mengoperasionalkan datacenter selama 24 jam non-stop. Hal ini termasuk Backup Power untuk mengantisipasi pemutusan listrik dari PLN. Belum lagi pengaturan kabel listrik yang semerawut kaya Indomie Keriting 

😂

2. Menjaga suhu ruangan agar tetap stabil dingin, karena harus nyala 24 jam non-stop setiap hari. Hal ini termasuk sirkulasi udara panas + udara dingin, baik di dalam maupun di luar hardware terkait, serta menangani berbagai persoalan AC, jika sampai terjadi.

3. Server maintenance, yang meliputi pemantauan secara berkala kondisi fisik server dan penggantian server apabila terjadi kerusakan. Sekalinya terjadi kerusakan server, maka ada resiko kehilangan data perusahaan. Hal ini tentunya akan merusak bisnis secara keseluruhan.

4. Network device maintenance, yang meliputi pemantauan secara berkala kondisi fisik perangkat jaringan dan penggantian perangkat jaringan apabila terjadi kerusakan. Sekalinya terjadi kerusakan perangkat jaringan, maka separo atau seluruh datacenter bisa putus koneksi, sehingga bisnis pun berhenti. Belum lagi menangani ratusan/ribuan jalur kabel LAN yang semerawut seperti Indomie Keriting 

😅

5. Software maintenance, yang meliputi beragam hal seperti proteksi dari malware (virus), proteksi dari hacker, OS patching, kelancaran transmisi data antarperangkat di dalam dacenter itu atau antara perangkat internal dengan jaringan luar, penambahan atau perubahan fitur tertentu pada software terkait, dan masih banyak lagi.

6. Hazard security, yang meliputi penanganan terhadap berbagai bencana seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, atau bencana lainnya yang dapat merusak kondisi datacenter.

7. Human Control, yang meliputi pengendalian orang-orang yang punya akses masuk secara fisik ke ruangan datacenter tersebut. Jangan sampe ada orang yang ga jelas bisa masuk terus seenaknya comot data rahasia dari server tertentu atau melakukan tindakan berbahaya yang dapat merusak datacenter secara fisik maupun secara dijital, seperti memasukan virus ke server.

8. dan sebagainya 

😁

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *